Diduga Bank SulutGo Pelihara Mafia Kasus

  • Bagikan

Bi1sa Jakarta. Serapih apapun bangkai ditutup, maka akan tercium juga. Itulah nampaknya yang tepat diungkapkan dalam kasus kriminalisasi yang di lakukan oleh institusi POLRI khususnya yang dilakukan oleh Polres Menado terhadap Nina Muhammad (Istri dari anggota POLRI Polda Sulawesi Utara).

Beberapa hari yang lalu diadakan jumpa pers yang di hadiri oleh para pengacara Nina Muhammad, Nina Muhammad (Selaku) korban kriminalisasi, dan Wilson Lalengke selaku ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PPWI. Dalam pantauan crew Bi1sa.com acara tersebut dilakukan di kantor Dewan Pimpinan Nasional PPWI di bilangan wilayah Jakarta Barat.

Di jumpa pers ke 3 ini, mulai diungungkap pula, tabir tebal yang menyelimuti kasus kriminalisasi seorang Ibu Bhayangkari, bertahap namun pasti dibongkar oleh team PPWI bersama mitra kerjanya dari Aliansi Warga Jakarta (AWJ) dan kuasa hukum korban.

Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, pada Press Conference ke-3 ini membongkar secara gamblang tentang keterlibatan seorang oknum karyawan Bank Sulutgo, Rolandi Thalib, yang diduga kuat berperan sebagai makelar kasus (markus) bahkan mafia kasus dalam kasus tersebut.

Wilson mengungkap kan dihadapan Crew Bi1sa.com”Orang ini, yang bernama Rolandi Thalib ini, saya menduga kuat, dia ini berperan sebagai markus (makelar kasus – red) atau mafia kasus dalam persoalan kriminalisasi Ibu Bhayangkari “Nina Muhammad” ini” tandas Wilson Lalengke yang merupakan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak dan cermati dengan teliti pernyataan para nara sumber yang menelanjangi berbagai pihak yang terlibat dalam proses kriminalisasi Nina Muhammad melalui video ini. Konferensi pers yang dikemas dalam bentuk acara yang bernama Ngopi (Ngobrol Pintar) ini diadakan pada Rabu, (7/7/2021), bertempat di Meeting Point Hotel Teraskita Cawang, DKI Jakarta.

Hadir pada acara konpres tersebut, selain Ketum PPWI Wilson Lalengke, terlihat juga Ibu Nina Muhammad yang merupakan korban kriminalisasi dan diskrimnasi hukum bersama dua orang penasehat hukumya, serta beberapa wartawan ibukota.

Untuk memahami persoalan ini secara utuh, disarankan agar pemirsa berkenan melihat 2 video terkait sebelumnya (Press Conference 1 dan 2), di tautan berikut:

1. Bau Anyir, Di HUT Polri Ke 75 Dari POLRES Menado https://youtu.be/AI6actzK8vY

2. Ungkap Dugaan Fakta Mafia Kasus Dipelihara Bank SulutGo & Kriminalisasi Ibu Bhayangkari https://youtu.b/MKkl0r9Buuc

Red

  • Bagikan