Masjid Jogokariyan melakukan terobosan-terobosan di era pandemi untuk membantu perekonomian masyarakat sekitar

  • Bagikan

Bi1sa.com, jogjakarta. Masjid bagi umat Islam dari sejak era perjuangan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bukan hanya sebagai sarana ibadah rutinitas saja namun masjid juga digunakan untuk menyusun strategi politik dan membangun ekonomi umat. Hal ini banyak dicontoh oleh masjid-masjid yang berada di Indonesia khususnya di wilayah propinsi Keraton Sultan Yogya yaitu Daerah istimewa Yogyakarta.

 

Masjid yang dikenal sebagai kiblat dari manajemen masjid terbaik di Indonesia ternyata berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta orang umum mengenalnya dengan Masjid jogokariyan.

Ustaz Muhammad Jazir Asp selaku ketua DKM Masjid jogokariyan kembali membuat terobosan yang berpihak pada ummat di sekitar masjid. Di era pandemi covid 19 masjid jogokariyan melakukan terobosan-terobosan untuk menyejahterakan umat Islam di sekitar lingkungannya diantaranya dengan menyelenggarakan pasar rakyat jogokaryan.

 

Ketua DKM Masjid jogokariyan Ustaz Muhammad Jazir Asp saat memberikan keterangan pers di depan awak media bi1sa.com pada Jumat (20/8/2021) menjelaskan bahwa masjid jogokaryan di era Pendemi ini mengambil peran untuk meringankan beban masyarakat dari imbas program pemerintah baik itu yang PPKM maupun PSBB darimu level 1 hingga level 4 saat ini.

 

“Ditambahkan pula UKM yang berada di sekitar wilayah masjid jogokariyan memiliki 60 UKM yang mereka semuanya diharapkan demi ini satu persatu sudah mulai menghabiskan tabungan mereka sehingga kami dari pihak masjid jogokaryan merasa ikut terpanggil. Sistem yang kami terapkan adalah setiap jamaah yang shalat di masjid jogokariyan dengan berturut-turut 5 waktu mereka kami berikan voucher belanja senilai Rpp10.000 yang bisa ditukarkan oleh pedagang UKM yang berada di lingkungan lingkungan sekitar masjid jogokariyan. Mereka buka dari jam 05:00 – 09:00 Wib. Program ini dimulai sejak tanggal 8 – 17 Agustus 2021.

Setiap harinya masjid juga karyawan mengeluarkan anggaran sebesar 4 juta rupiah dalam bentuk voucher Untuk mensupport, mensubsidi bagi jamaah yang rajin salat berjamaah di Masjid jogokariyan dan voucher itu bisa digunakan untuk belanja di di area masjid jogokariyan.

Produk-produk yang disajikan oleh para UKM warga sekitar jogokaryan banyak macam varian nya dari mulai makanan sayuran sembako dan beberapa alat pendukung Prokes untuk Covid-19 dll.

 

“Saya berharap para DKM Masjid yang lain bisa mengambil peran, untuk membantu ekonomi ummat ya minimal warga sekitar. Sehingga mereka bisa rasakan manfaatnya infaq di Masjid serta saya yakin menumbuhkan ummat cinta masjid” tandasnya.

 

Red

  • Bagikan