Jadilah Pengikut Nabi Sejati

  • Bagikan

Bisa.com, Ketua Umum Partai Da’wah Rakyat Indonesia disingkat Partai Da’wah dalam safarinya di Sukabumi dan Cianjur Jawa Barat telah menghasilkan beberapa poin penting di Sukabumi dalam musyawarah dengan jajaran pengurus DPP dan Dewan Syuro telah menghasilkan program langkah penting Partai dalam setahun ke depan sementara dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur Ketua Umum Partai Da’wah Ustadz Farid Okbah yangg didampingi Bendahara Umum Adang Suhardjo, Anggota Majlis Syuro DR. Anung Alhamat dan Wakil Sekjen Ir. Asrul Burhan.

 

Para petinggi partai telah melakukan serangkaian pertemuan dengan beberapa kalangan antara lain para Ustadz Muda Cianjur di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Farid Okbah menyampaikan beberapa hal penting tentang perhatian umat Islam kepada Agamanya.

 

Dalam sebuah kesempatan Ustadz. farid Okbah diundang oleh kerajaan Arab Saudi bersama para Rektor seluruh Indonesia lalu dia bertanya kepada. Para Rektor tersebut“ Apa yang sudah mereka perbuat terhadap Islam” mereka menggeleng tidak berbuat apa apa terhadap agamanya padahal mereka adalah para pimpinan perguruaan tinggi yang mendidik mahasiswanya menjadi calon calon pemimpin tapi pelajaran agama Islam tidak ditempatkan pada yang seharusnya. Padahal ketika mahasiswa juga dibekali ilmu agama yang cukup akan menjadikan mereka calon-calon pemimpin yang berbudi pekerti luhur sehinga ketika mahasiswa terjun ke masyarakat mereka akan menjadi manusia yang paripurna karena disamping bekal ilmu dunia mereka juga dibekali ilmu akhirat.

Selanjutnya Ustadz. Farid Okbah menyampaikan” kita ini adalah kaum muslimin ahlussunnah waljamaah, ahlussunnah berarti kita akan senantiasa mengikuti Rosulullah shallallahubalaihi wa sallam sehingga kita tidak boleh keluar dari petunjuk Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Sementara waljamaah kita juga harus mengikuti cara beragama para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang Allah ridho kepada mereka dan mereka ridho kepada-Nya (رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ)

 

Sebagai pengikut para sahabat Nabi sebaiknya kita mengetahui lima hal yang menjadi ciri sahabat :

 

1. Menjaga kesatuan ummat

Kita harus senantiasa menjaga ukhuwah kita jangan sampai kita tercerai berai kalau ada saudara kita yang salah segera luruskan dangan cara yang ma’ruf, kalau ada yang kesulitan kita tolong, kita saling mendoakan diantara kita dll, sebagaimana firman Allah dalam surat Asy Syuro ayat 13 yang artinya:

“Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).”

 

2. Ikuti Sunnah Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam

Mengikuti Sunnah Rosulullah (ittiba) adalah seseorang mengikuti apa yang datang dari Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam,

Bagi seorang Muslim, mengikuti sunnah Rasulullah adalah keharusan yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

 

Sebab, untuk mengamalkan ajaran Islam yang benar lagi sempurna harus sesuai dengan apa yang telah diwajibkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam serta para sahabat.

 

Apa yang sudah dicontohkan Rasulullah adalah kewajiban yang harus ditaati oleh setiap muslim, seperti dalam firmanNya yang artinya):, “Dan apa yang Rasul berikan untuk mu, maka terimalah ia, dan apa yang ia larang bagimu, maka juhilah.” (Qs. Al-Hasyr : 7).

 

3. Selalu dekat dengan Al Qur’an

Kondisi kaum muslimin hari ini sangatlah memprihatinkan dimana 65% umat islam tak bisa baca Al Qur’an ini harus menjadi perhatian kita sebab mereka adalah saudara kita yang wajib kita bantu, sehingga kalau seluruh kaum muslimin sudah bisa baca Al Qur’an semoga Al Qur’an

  • Bagikan