“Dawet Inyong” Ustadz Raden Menumbuhkan Wirausaha Untung Dan Cinta Sholawat

  • Bagikan

Bi1sa.com Bogor. Indonesia memang negara yang kaya dengan variasi kuliner juga UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Hampir disetiap daerah memiliki cita rasa kuliner. Contoh Kerak telor asal Betawi, Gudeg asal Yogyakarta, Dawet asal Banjarnegara dan lain-lain.

Begitu pula hari ini, Sabtu – Ahad (9-10 Oktober 2021) kuliner yang saat ini sedang booming. Siapa yang tak kenal dengan “Dawet Inyong” asal Banjarnegara. Tepat pagi hari pukul 09:00 wib bertempat di daerah Cileungsi Kidul kampung Sawah Bogor propinsi Jawa Barat, acara yang di hadiri oleh puluhan mitra Dawet Inyong dalam rangka Training Mitra Dawet Inyong yang di adakan diaula serba guna sekolah Ummu Nabila.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awak media bi1sa.com. Produk UKM Dawet Inyong adalah dimiliki oleh seorang Ustadz berasal dari Jawa tengah, yaitu Ustadz Raden Ahmad Afandi (43 tahun).

Pantauan bi1sa.com dalam acara tersebut, turut hadir juga owner Dawet Inyong Ustadz Raden Ahmad Afandi, Rambat (Direktur SDM dan Produksi), Quatussobara selaku Direktur Utama, Khotimatu Mahfuroh (Direktur Keuangan pusat), Adi Jalalain (Manager wilayah Cileungsi) serta puluhan mitra Dawet Inyong.

Dalam pembukaan acara diawali pembacaan surat Al-Fath dan Sholawat Jibril secara bersama-sama oleh puluhan mitra Dawet Inyong yang mengikuti training mitra. Dan inilah amalan doa dan sholawat yang harus di baca sebelum lapak Dawet Inyong di buka untuk jualan.

Dalam acara pembukaan para mitra di berikan motivasi oleh owner Dawet Inyong Ustadz Raden Ahmad Afandi. Dalam kata sambutan dan motivasi nya, Ustadz Raden Ahmad Afandi mengungkapkan” Bahwa kita semua di ciptakan oleh Allah pasti melalui proses. Dan dengan seperti ini lah kita harus punya motivasi agar bisa meraih apa yang kita impikan untuk mempunyai hasil yang bermanfaat, semuanya berawal dari niat dan motivasi yang kuat.

 

Untuk itu, di modal utama bagi mitra Dawet Inyong hanya satu, mental dengan niat serta motivasi yang punya nilai manfaat yang tinggi bahkan punya nilai yang tinggi. Dan pada sistem kemitraan Dawet Inyong ini tanpa modal, kami semua yang menyediakan alat jualannya dan produk nya. Mitra hanya saya minta niat yang kuat dan motivasi untuk menuai manfaat” ungkap Ustadz Raden Ahmad Afandi (Owner Dawet Inyong).

Ru/Red

  • Bagikan